Antagonea’s



victory rose at home!!

article_large_heima

Film musikal terbaik yang pernah gue tonton! selain a hard day’s night (richard lester ‘64) tentunya. gue kenal band post rock ini sekitar tahun 2005, lewat arief yang berhasil mencekoki malammalam panjang engga mutu dengan setumpuk list mp3 sigur ros yang bikin malam terasa panjang dan jeratan galau tak terputuskan. sigur ros sendiri secara harfiah bisa dimaknai sebagai ‘victory rose’ atau mawar kemenangan. sigur ros memiliki keunikan tersendiri dalam mengusung genre post rock dengan elemen musik minimalis, komposisi melodi yang dihasilkan menciptakan interpretasi tanpa batas, jadi lo jangan berharap bisa mendengar musiknya secara solid dalam satu kacamata utuh.

heima berarti ‘at home’ atau di rumah. film ini menceritakan tentang konser kejutan dua pekan di delapan kota yang dibuat oleh sigur ros di rumahnya islandia (iceland), setelah mereka habishabisan tur keliling dunia. menonton film ini buat gue secara pribadi sungguh spesial, kenapa; pertama, gue suka dengerin sigur ros. kedua, secara sinematik dan intelektual editing film ini sukses untuk dikategorikan sebagai film dokumenter musikal. ketiga, mungkin setelah india, timbuktu dan banglades gue ingin pergi ke islandia hahaha (ini ngayal, ngarep atau udah kejadian? dua kata di depan lebih pas deh), khas skandinavia mulai dari sungainya, padang rumputnya, bangunannya dan yang pasti iklimnya; must have you iceland.

pantas saja tinggal di negara itu bisa membuat jonssi dkk amat kreatif dalam menggagas konsep bermusik a la sigur ros. alam dan nuansa islandia bisa terasa dari instrumen musik yang mereka gunakan: mau live atau akuistik seperti yang mereka persembahkan untuk kerabat dan handai taulan di sebuah sudut coffeeshop islandia duaduanya oke. menonton heima untuk pertama kalinya bagi gue adalah sebuah keajaiban. bagaimana tidak, difilm ini gue dan puluhan penonton yang memadati goethe haus malam minggu kemarin dibuat nyaman tidak hanya dengan ambien musikalitas, namun gue sadar musik mereka amat universal, musik yang bisa diterima dan dinikmati oleh semua lapisan usia dan itu terlihat dari suasana hening yang tercipta saat sigur ros beraksi di atas panggung.

favorit gue samskeyti dan vaka (anjis! harihari lo bakal galau di musim hujan ini kalau dengerin dua lagu itu setiap hari) dan lewat film ini gue baru tahu kalau mata kanan jonssi buta sejak dia lahir and he is a gay too – engga nyambung dan bukan relasi sebab akibat juga.

- without music, life would be a mistake and i would only believe in a god who knew how to dance (nietzsche) -

-very thanks to my beloved sister, miss u so much!!! all that i know u are the only one who did the best on my bed!!! cannot wait to lay on your top!!!haha!!!

-Honey, kamu belom nonton juga yaa….sabar yaa, susah amat cari dvd’nya…


Komentar

  1. ahlyssa berkata:

    hey..where can i get tiz stuff?
    anyplace around here?

    | Balas Telah Dituliskan 8 months, 4 weeks ago


Tinggalkan sebuah Komentar

(wajib)

(wajib)



Atur penampilan komentar anda
Kembali ke Atas | Area teks Lebih besar | Lebih kecil